Senin, 04 Desember 2017

Desember 04, 2017

Waktu yang Tepat Berikan ASI Untuk Anak

Ini dia waktu yang tepat untuk berikan ASI
Ini dia waktu yang tepat untuk berikan ASI

Hai Bunda - Air Susu bunda merupakan minuman sekaligus makanan yang mengandung banyak nutrisi yang baik dan sempurna jika dikonsumsi semenjak bayi lahir hingga mencapai usia 6 bulan. Kandungan nutrisi yang dimiliki oleh ASI diantaranya yaitu lectalbumin, lemak sehat juga zat antibody yang bermanfaat melindungi bayi dari berbagai penyakit.

Baca Juga : Bapak Si Pelindung Ibu Menyusui

Disarankan sekali kepada wanita yang baru melahirkan agar memberikan sang bayi ASI secara eksklusif selama 6 bulan. ASI eksklusif ini baik bagi daya tahan tubuh si kecil agar tidak terserang penyakit. Banyak hal yang bunda harus perhatikan pada saat mengurus bayi.

Tidak terkecuali kapan waktu yang tepat untuk memberikan ASI pada bayi anda, diantaranya :

1. Setelah bayi dilahirkan. 


Pada saat bayi anda baru lahir, mungkin ASI yang diproduksi belum begitu lancar, namun itu tidak menjadikan masalah karena bayi akan menghisap sangat kuat sehingga proses produksi ASI dengan sendirinya lancar.

2. Berikan ASI saat bayi menangis


Dengan berjalannya waktu, bayi mulai terbiasa membuat waktunya sendiri dengan menyesuaikan diri dengan produksi ASI yang anda miliki. Pada saat inilah peran bunda sangat penting dalam menjaga pola makannya, ini disebabkan oleh pola makan dan asupan makan bunda sangat berpengaruh terhadap produksi ASI.

3. Berikan ASI lebih dari 6 bulan untuk menambah konsumsi makan terhadap si bayi.


4. Tetap berikan ASI walaupun sibuk bekerja. 


Anda dapat mensiasatinya dengan menyempatkan waktu untuk memompa sebelum anda berangkat dan menyimpannya dalam lemari es (freezer). Anda juga dapat melakukan cara lain, terpenting bayi tetap mengkonsumsi ASI sesuai dengan kebutuhannya.

Kewajiban yang mesti dilakukan oleh seorang bunda adalah memberikan ASI secara eksklusif terhadap anaknya. Apapun alasannya sang bunda berkewajiban untuk tetap menyusui bayinya, terkecuali jika memang sang bunda mempunyai masalah kesehatan pada payudayanya sehingga menghasilkan ASI. Cara yang baik dalam menyusui : cukup dengan 10 menit tapi tetap teratur Kebanyakan para bunda sering berlama-lama dalam menyusui bayi, hal itu bertujuan agar sang bayi kenyang, dan mudah tertidur.

Sekarang ada istilah yang menyebutkan baby led methode, metode ini adalah menyusui bayi dengan mengikuti keinginannya. Kebanyakan metode ini dilakukan oleh bunda muda. Namun metode ini juga belum menjadi yang terbaik untuk bunda dan bayi. Namun sebuah penelitian menyebutkan bahwa menyusui dengan waktu singkat namun tetap teratur justru efektif dalam menambah berat badan bayi.

Namun beberapa penelitian menyebutkan metode shortbreastfeed memiliki manfaat lebih banyak dengan hanya sekedar mengikuti keinginan bayi. Dengan memberikan ASI eksklusif 10 menit setiap kalinya, hal ini teryata membawa dampak yang baik bagi bayi. Berat badan bayi meningkat secara signifikan. Namun tidak semua bunda menyusui dapat menerapkan metode ini.

Ibu hamil membutuhakan hormon oktitosin yang dapat memacu ketenangan dan refleks yang membuat air susu menyebar dari sel payudara yang melewati pembuluh dan berakhir pada puting payudara ibu. Oktitosin ini akan terhambat apabila bayi menyusui dalam waktu yang lama. Pada penelitian itu juga dijelaskan jika bayi tidak mendapatkan ASI susulan (second breast) payudara bunda terasa sangat penuh setiap menyusui.

Rabu, 29 November 2017

November 29, 2017

Hamil Saat Bekerja, Simak Tips yang Harus Kamu Lakukan di Kantor

Hamil di kantor? Siapa Takut?!
Hamil di kantor? Siapa Takut?!

Hai Bunda - Kehamilan adalah berita yang sangat menggembirakan dalam sebuah keluarga. Tentu saja kabar gembira ini harus Kamu bagi pada suami atau anggota keluarga yang lain.

Apabila Kamu adalah seorang ibu muda yang tengah meniti karir dalam sebuah pekerjaan, seyogyanya Kamu juga mengabarkan kabar gembira tersebut kepada rekan kerja lain terutama pada atasan. Karena bagaimanapun juga akan ada banyak konsekuensi bagi ibu hamil muda dalam menjalankan pekerjaannya. Dan itu biasanya sangat terkait dengan masalah kesehatan baik dari ibunya sendiri maupun janin yang tengah dikandungnya.

Baca Juga : Persiapkan Diri Bunda Jelang Lahiran

Maka dari itu, Kamu harus segera menyampaikan kabar gembira itu kepada perusahaan. Karena ketika Kamu sedang hamil, tentu ruang gerak Kamu secara fisik tidak bisa semaksimal ketika Kamu sebelum hamil. Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana etika yang pantas menyampaikan kabar gembira ini kepada perusahaan, atau kepada atasan. Lalu bagaimana kinerja Kamu saat hamil yang tepat, yuk kita bahas di bawah ini.

1. Perhitungkan Waktu Persalinan


Mungkin jika Kamu menyampaikan kabar gembira ini kepada rekan kerja yang lain tinggal bilang saja kepada mereka sewaktu-waktu. Namun berbeda dengan atasan, Kamu harus pandai memilih waktu yang tepat agar kabar yang Kamu sampaikan tidak mengganggu pikiran atasan. Misalnya ketika keadaan genting seperti rapat mendadak, atau keadaan perusahaan terkena musibah, sebaiknya hindari dulu keadaan tersebut.

Tunggu sampai keadaan membaik baru kemudian Kamu menyampaikan kabar tersebut. Kemudian, usahakan menyampaikan kabar tersebut tidak pada waktu sebelum atau sesudah meeting, karena pasti atasan sedang fokus dan konsentrasi pada meeting. Sampaikan kabar gembira tersebut ketika waktu santai dan istirahat kerja.

2. Utamakan Beri Kabar Ke Atasan


Usahakan atasan Kamu adalah orang pertama yang Kamu beri kabar kehamilan Kamu. Ini terkait dengan kepercayaan, terlihat sedikit tidak profesional jika atasan Kamu mengetahui kabar kehamilan Kamu justru dari orang lain.

Selain itu, dengan mendahulukan atasan dalam menyampaikan kabar kehamilan, otomatis Kamu memberikan waktu lebih lama pada atasan untuk memikirkan posisi Kamu. Artinya bagaimana kebijakan yang akan diambil atasan terkait kinerja Kamu saat ini karena Kamu sedang hamil juga memerlukan pertimbangan-pertimbangan.

3. Tetap Profesional Bekerja


Memang keadaan seseorang ketika hamil sangat berat, mual, pusing-pusing dan gejala kesehatan yang lain tentu akan berpengaruh terhadap kinerja Kamu. Namun demikian, sebelum Kamu mendapatkan cuti, sebaiknya usahakan tetap bekerja seperti biasa. Bekerjalah se-profesional mungkin, jangan terlalu manja.

Jangan jadikan kehamilan untuk menunda pekerjaan Kamu, jika sekiranya ada pekerjaan fisik yang tidak mungkin Kamu kerjakan, maka Kamu bisa meminta bantuan kepada teman kerja Kamu yang lain. Tidak usah sungkan meminta bantuan, jika memang kondisi Kamu tidak memungkinkan melakukan hal itu.

4. Siapkan Cuti Hamil Agar Maksimal


Ketika Kamu menyampaikan kabar kehamilan Kamu, jangan lupa juga sampaikan rencana jadwal cuti Kamu. Dalam perusahaan, tentu setiap posisi memiliki tanggung jawab masing-masing. Untuk itu, Kamu harus mampu membuat dan merencanakan cuti hamil Kamu dengan cermat dan tepat.

Terpenting adalah meyakinkan diri bahwa Kamu akan kembali bekerja setelah cuti hamil selesai. Sebisa mungkin jadwalkan cuti kerja Kamu pada waktu-waktu yang senggang pekerjaan, namun jika terpaksa tidak bisa, maka sampaikan baik-baik hal tersebut kepada atasan Kamu.

5. Cuti Hamil Tak Akan Buat Kamu Dipecat


Ini sering menjadi kekhawatiran bagi wanita karir yang sedang hamil. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan akan hal ini, selama Kamu berpamitan cuti dengan baik kepada perusahaan, tentu perusahaan pun akan bersikap baik pada Kamu. Yang terpenting adalah Kamu harus tetap mampu menjalin komunikasi yang baik dan sehat dengan perusahaan agar hubungan Kamu tetap baik meski Kamu sedang dalam keadaan cuti hamil dan tidak bekerja.

Kekhawatiran Kamu tidak beralasan jika semua proses sudah Kamu jalankan dengan baik. Tinggal sekarang jika Kamu belum cuti kerja, Kamu fokus saja dulu bekerja dan selesaikan pekerjaan Kamu agar ketika masa cuti Kamu datang Kamu tidak terlalu terbebani dengan tanggungan pekerjaan Kamu.

Selasa, 28 November 2017

November 28, 2017

Jenis Persiapan Jelang Salinan

Berbagai macam persiapan jelang lahiran
Berbagai macam persiapan jelang lahiran(Photo: Acha Septriasa)

Hai Bunda - Dokter dapat memprediksi kelahiran anda meskipun demikian ada saja yang lebih awal atau lebih lambat dari prediksi hari lahir yang diberitahukann dokter. Mengingat hal tersebut anda harus mempersiapkan persalinan di usia kehamilan 7 bulan atau memasuki usia 8 bulan. Selain itu yang membuat ibu hamil memiliki mental yang tenang dan persiapan yang matang menjelang persalinan dapat anda kelola dengan baik.

Berikut adalah cara mengelola diri agar ibu hamil siap menjelang persalinan lebih tenang :

1. Persiapan Mental Ibunda


Setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan anda mengenai pilihan metode persalinan anda lebih siap dengan segala persalinan pilihan anda. Meskipun anda menginginkan persalinan normal apabila kondusi ibu dan janin tidak mendukung maka persalinan caesar dapat menjadi pilihan. Anda dapat mencari informasi dan berbagi dengan ibu hamil yang telah melakukan pilihan persalinan anda nanti. Setiap persalinan memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga anda dapat lebih siap menjelang persalinan dengan metode pilihan yang anda tentukan.

Persiapan mental dengan pilihan metode persalinan yang tepat akan membantu anda mengusir rasa cemas dan khawatir. Anda mempersiapkan mental dengan mengelola rasa stress dan khawatir yang berlebih bahwa persalinan merupakan proses yang membahagiakan untuk menyambut buah hati anda. Selain itu dukungan dari suami dan keluarga memang sangat dibutuhkan untuk dapat membuat jiwa anda lebih tenang.

2. Menyiapkan Tempat Persalinan Ibunda


Tidak kalah penting ketika memasuki usia kehamilan 7 bulan anda mempersiapkan tempat persalinan yang tepat. Perhatikan jarak tempuh yang antara rumah dengan rumah sakit bersalin sehingga dapat melakukan persiapan. Beberapa rumah bersalin bahkan dapat melakukan reservasi kamar. Sehingga dapat memesan jauh jauh hari untuk mendapatkan kamar yang diingikan. Beberapa ibu hamil justru merasakan dampak pada kondisi psikis yang memburuk karena kondisi ruangan yang tidak sesuai harapan.

3. Perlengkapan Ibunda dan Bayi


Tidak kalah penting dalam mempersiapkan persalinan yang tenang didukung oleh perlengkapan ibu dan bayi. Perlengkapan untuk bayi dapat anda persiapkan 4 minggu sebelum hari kelahiran bayi. Anda dapat membeli pakaian yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga : Persiapkan Diri Jelang Lahiran

Pakaian yang dapat membantu anda dengan membeli popok, selimut, tisu, sarung tangan, bantal, kaos kaki, tempat tidur, perlak dan perlengkapan bayi. Bahkan anda dapat menambahkannya dengan keperluan lainnya seperti pompa ASI dan lain-lain. Sedangkan untuk ibu setelah persalinan mempersiapkan pembalut pasca melahirkan, bra khusus untuk ibu menyusui, baju yang berkancing depan atau perlengkapan yang diperlukan sehingga mendukung ibu setelah persalinan.

4. Memahami Tanda Persalinan dan Dukungan dari keluarga Ibunda


Anda dapat memahami tanda-tanda persalinan semakin dekat. Anda dapat mencari informasi dari dokter kandungan atau berbagi dengan ibu yang telah melahirkan sehingga tidak keliru dengan kontraksi yang dialami oleh ibu hamil. Beberapa kontraksi terkadang hanya kontraksi palsu yang membuat ibu hamil menyangka sudah mendekati hari lahir akan tetapi salah bukan kontraksi menjelang persalinan yang di tunggu.

Selain itu dukungan dari keluarga sangat diperlukan menjelang persalinan. Orang terdekat seperti suami adalah orang yang terpenting dalam memberikan dukungan menjelang persalinan. Anda dapat menceritakan kekhawatiran anda kepada suami anda sehingga dapat sharing yang terbaik untuk menemukan solusi yang terbaik.
November 28, 2017

Persiapkan Diri Jelang Lahiran

Hai Bunda persiapkan dirimu sebelum lahiran
Hai Bunda persiapkan dirimu sebelum lahiran

Hai Bunda - Memasuki usia kehamilan, bisanya bunda sering cemas. Kecemasan paling umum terjadi karena bunda hamil merasakan kurang persiapan menjelang persalinan. Persiapan bukan hanya perlengkapan persalinan akan tetapi fisik, psikis dan dukungan dari orang sekitar.

Baca Juga : Simulasi Stimulasi Pendukung Untuk Si Buah Hati

Persalinan yang tenang banyak diidamkan oleh bunda hamil. Perasaan tenang tidak hanya timbul di dalam diri bunda akan tetapi dukungan dari orang sekitar dan persiapan mengelola diri sehingga dapat menghadapi persalinan dengan tenang. Beberapa bunda hamil seringkali bingung apa saja yang harus dipersiapkan mendekati hari persalinan. Bahkan seringkali stress sendiri karena khawatir persiapan kurang tepat atau persiapan persalinan ada yang terlewati.

Pada artikel kali ini kami akan membagi informasi mengenai persiapan persalinan yang dapat membuat anda tenang dan siap menghadapi persalinan.Tentu saja dengan mengelola diri dan persiapan perlengkapan yang dbundatuhkan sesuai dengan kebutuhan persalinan.

Persiapkan Diri Jelang Persalinan


Memasuki trimester ketiga bunda hamil seringkali merasakan ketidaknyamanan. Selain kondisi fisik bunda yang semakin membesar. Kondisi yang membuat bunda tidak nyaman adalah ketika pemikirannya dihantui rasa cemas yang berlebihan dalam mempersiapkan persalinan. Khawatir yang berlebih yang membuat bunda hamil semakin merasa tidak nyaman akan menghambat persalinan. Seharusnya bunda hamil memiliki persiapan fisik dan mental menjelang persalinan. Walaupun tidak dapat disembunyikan lagi menunggu kehadiran buah hati memang merupakan kondisi yang mendebarkan.

Dengan melakukan persiapan persalinan maka akan membuat diri lebih dikelola dan dapat dipersiapkan dengan baik menjelang persalinan. Umumnya persiapan persalinan dapat dilakukan pada usia kehamilan 5 minggu sebelum persalinan atau lebih awal dari waktu tersebut yaitu dengan mempersiapkan diri dengan latihan-latihan yang akan mendukung persalinan.

Tips Jelang Persalinan Normal


bunda hamil mengidamkan persalinan normal meskipun tidak semua bunda hamil dapat melakukan persalinan normal. Persalinan normal yaitu kondisi dimana bunda hamil melahirkan melalui kejadian secara alami. bunda hamil akan mengalami kontraksi kemudian mengalami bayi dapat dilahirkan melalui jalan lahir. Proses persalinan normal sering juga disebut persalinan alami yaitu kondisi alami yang dialami oleh bunda hamil yang mengalami kontraksi kemudian bayi dapat dilahirkan.

Proses melahirkan secara normal harus dipersiapkan dengan kesiapan mental bunda hamil, latihan yang mendukung fisik, pernapasan dan latihan mengejan pada bunda hamil sehingga dapat lancar dalam proses persalinan. Selain itu riwayat kesehatan bunda hamil sangat dipertimbangkan untuk mendukung persalinan normal. Bahkan kondisi dan posisi janin ikut menentukan apakah bunda hamil dapat melakukan persalinan normal atau harus melakukan persalinan dengan menggunakan pembedahan.

Menjelang Jelang Persalinan Caesar


Persalinan sesar atau bedah sesar dikenal juga dengan istilah caesarean section yaitu proses persalinan yang melalui pembedahan dengan melakukan irisan di perut dan rahim ketika mengeluarkan bayi. Bedah caesar dilakukan ketika persalinan yang normal tidak dapat dilakukan karena adanya faktor resiko dan komplikasi medis baik pada kesehatan bunda hamil ataupun kondisi janin.

Tips Jelang Persalinan Agar Tenang


bunda hamil mengkhawatirkan akan mengalami kondisi persalinan yang menyakitkan. Persalinan normal maupun persalinan caesar dapat anda lalui dengan perasaan tenang asalkan anda telah mempersiapkan kondisi anda jauh sebelum hari persalinan tiba.

Dokter dapat memprediksi kelahiran anda meskipun demikian ada saja yang lebih awal atau lebih lambat dari prediksi hari lahir yang diberitahukann dokter. Mengingat hal tersebut anda harus mempersiapkan persalinan di usia kehamilan 7 bulan atau memasuki usia 8 bulan. Selain itu yang membuat bunda hamil memiliki mental yang tenang dan persiapan yang matang menjelang persalinan dapat anda kelola dengan baik.

Minggu, 26 November 2017

November 26, 2017

Cara Puaskan Suami Saat Sedang Hamil

Saat hamil tetap puaskan suami
Saat hamil tetap puaskan suami

Hai Bunda - Setiap dari insan wanita, yang menyandang predikat bunda. Maka kewajibannya untuk memuaskan suami. Dalam memuaskan suami itu, tidak ribet. Karena cowok ini cuma butuh bunda yang pandai mengatur kehidupan.

Baik itu halnya keuangan, pandai mengatur kebutuhan pada rumah tangga, pandai merawat diri dan bijaksana di ranjang. Tapi menjadi masalahnya bagi para bunda, untuk memuaskan suami, saat hamil itu terkadang sama sulitnya dengan membalikkan telapak tangan.

Baca Juga : Fakta Berhubungan Intim Saat Hamil

Oke, pada intinya kehamilan akan merubah kebiasaan seorang bunda yang bakal berdampak besar bagi kepuasan suami. Hormonya yang naik turun diikuti bertumbuh berat badan yang melambung, dengan membuat aktivitas sebagai bunda ini jadi terganggu, terutama itu usia kehamilan muda.

Ini cara memuaskan suami, saat hamil dalam konteks yang umum. Karena kepuasaan suami itu tidak selalu harusnya diukur kehidupan di ranjang saja. Langsung saja ini dibahas 5 poin yang penting bagi bunda yang sedang hamil. Ini dapat digunakan memuaskan suami. Ini dilansir www.cararahasia.com.

1. Perhatikan Kebutuhan Suami


Idealnya, suami bangun pagi sudah disambut dengan secangkir kopi (atau mungkin sebungkus rokok) plus kemeja dan celana kain rapih buat dipakai kerja. Yang tidak ideal adalah suami bangun pagi, lalu buat kopi sendiri, pergi ke warung beli rokok sendiri, dan ngopi sambil setrika kemeja dan celana sendiri sebelum kerja. Ini kan sama aja bujang.

Salah satu kepuasan terbesar suami sebagai tulang punggung rumah tangga adalah ketika semua kebutuhan minor yang menunjang aktivitas “banting tulangnya” sehari-hari sudah disiapkan oleh sang bunda tercinta. Mungkin suami tidak mau bunda kerepotan atau kecapean saat sedang hamil, tetapi perhatikan kebutuhan suami rasanya tidak akan bikin kecapaian seperti habis main badminton dalam air selama 2 hari.

2. Tetap Memasak Makanan Terbaik


Masakan pembantu pastilah beda dengan masakan bunda. Ini karena katanya masakan bunda punya “cinta di setiap sendoknya”. Maka masak dan juga menemani suami makan adalah bagian kewajiban mulia seorang bunda, sebaiknya itu tidak dilupakan yang karena perut membulat. Kepuasaan suami tidak cuma bisa dilihat standar pelayanan ranjang, tapi juga pelayanan di meja makan.

3. Tetap Merawat Diri Agar Tetap Lengket


Saat hamil, bagian tubuh yang membengkak bukan cuma di bagian perut bawah saja. Leher, lengan, paha, betis alias hampir semua bagian yang vital bagi kecantikan cewek jadi ikut bengkak. Bukan cuma bengkak, biasanya kulit jadi menghitam khususnya di lipatan-lipatan tertentu. Ini biasanya terjadi karena hormon atau biasanya juga cuma karena malas mandi.

Terlepas dari itu, jujur saja, ini semua bisa bikin suami iflil.
Banyak yang bilang, hormon bikin Ibu hamil itu kelihatan “kusut” di rumah. Sebenarnya tidak selalu karena hormon. Ini lebih kepada lingkaran setan: Ibu yang hamil jadi bengkang, karena bengkak baju jadi sempit semua, karena baju sempit jadi malas keluar, karena tidak keluar jadinya malas dandan. Ingat, sebagai bunda yang berbakti, sudah jadi kewajiban kamu untuk menjaga pemandangan di rumah dengan berdandan dan merawat diri.

Jangan takut berdandan cuma karena bengkak. Setidaknya kamu bisa make up ringan untuk menyambut sang suami pulang kantor. Jangan juga lupa tetap merawat diri misalnya dengan luluran atau dengan sedikit minyak wangi sebelum tidur. Jangan sampai karena kamu yang hamil malah justru suami yang jadi badmood.

4. Melayani Kebutuhan Biologis Suami


Ini mungkin adalah dilema yang paling berat bagi para bunda disaat hamil. Hormon saat sedang hamil memang naik turun kayak rupiah. Kadang itu hasrat seksual muncul menggebu-gebu, terkadang tiba-tiba hilang menguap begitu saja. Berbeda dengan suami memiliki hormonnya normal itu dan selalu siap tempur.

Membuat para calon bunda selalu bertanya-tanya bagaimana untuk mengimbang hasratnya suami itu (berhubungan intim) disaat hamil.

Pembahasan soal ini tidak bisa dibahas sepotong-potong cuma dalam 1 poin saja. Karena bunda perlu tahu itu posisi berhubungan intim yang aman dan juga tips-tips menciptakan suasan bercinta dalam keadaanya hormon itu.

5. Jangan Lupa Jaga Emosi


Ketidakstabilan hormon memang bikin Ibu hamil jadi tidak stabil juga secara emosional. Bukan cuma marah-marah, kadang-kadang rasanya mau nangis atau jerit-jerit padahal tidak ada kecoa atau Farhat Abbas di sekitar. Ini biasa kok. Dan karena ini hal biasa, Ibu hamil yang sadar dengan ketidakstabilan hormon ini juga sebaiknya sadar pentingnya menjaga emosi.

Suami pasti lah mengerti dengan kondisi hormon yang acak adut saat bundanya sedang hamil. Tapi suami juga punya beban dan tekanan besar sebagai kepala rumah tangga dan penyedia kebutuhan keluarga. Sebaiknya pengertian datang dari 2 arah. Tidak ada yang lebih memuaskan suami ketimbang rumah yang damai tanpa amarah, pertengkaran, apalagi jambak-jambakan (heh?) Jadi terlepas dari hormon yang tidak stabil, cobalah menahan emosi.

Kamis, 09 November 2017

November 09, 2017

Fakta Berhubungan Intim Saat Hamil

Berhubungan intim saat hamil, why not?

Hai Bunda - Jika kehamilan Anda normal dan tidak mengalami masalah apa pun, melakukan hubungan seksual saat hamil tergolong aktivitas yang aman. Meski demikian, ada beberapa hal yang harus dicermati.

Baca Juga : Kondisi Vagina Perempuan Setelah Melahirkan

Perubahan kondisi tubuh di awal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual, naik turunnya emosi, dan kelelahan dapat menurunkan hasrat untuk berhubungan intim. Saat kandungan membesar, hasrat seksual mungkin tetap turun karena sakit punggung dan pertambahan berat badan yang dirasakan wanita..Namun ternyata pada sebagaian lain wanita, dapat terjadi peningkatan hasrat seksual yang berkaitan dengan peningkatan produksi hormon.

Fakta tentang Berhubungan Intim Saat Hamil

Jika kehamilan Anda normal, berhubungan intim saat hamil tidak akan membahayakan. Berikut beberapa fakta yang layak Anda simak.

1. Bayi Anda terlindungi cairan ketuban rahim yang kuat, sehingga aktivitas seksual tidak akan membahayakannya. Perlindungan ini dibantu dengan otot rahim serta lendir tebal yang menutup mulut rahim untuk menghindarkan infeksi. Penis yang masuk saat bersenggama tidak akan mencapai bayi.

2. Semua posisi hubungan seksual saat hamil umumnya aman selama Anda merasa nyaman. Anda dapat mencoba menyesuaikan posisi dengan perubahan perut yang kian membesar. Misalnya daripada berbaring telentang, mungkin Anda dan pasangan dapat berbaring berhadapan, atau Anda yang berada di posisi atas.
Umumnya, keguguran tidak diakibatkan hubungan seksual, tapi karena pertumbuhan janin yang tidak normal.

3. Seks oral umumnya juga cenderung aman dilakukan di masa kehamilan. Hanya saja, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke vagina karena ada sedikit risiko embolisme udara, yaitu udara yang dapat menutup pembuluh darah. Kondisi ini berbahaya bagi Anda dan janin. Sementara, seks anal tidak disarankan karena dapat menyebabkan tersebarnya infeksi bakteri dari anus ke vagina, dan terutama jika Anda mengalami hemoroid.

Komunikasikan perubahan yang Anda rasakan pada tubuh dan emosi kepada pasangan, sehingga Anda berdua dapat mencari cara terbaik untuk berhubungan intim. Di samping itu, komunikasikan juga jika Anda sedang merasa tidak nyaman untuk berhubungan intim. Keintiman dapat dibangun lewat obrolan, pelukan, dan ciuman.

Perubahan bentuk tubuh juga membuat Anda mungkin tidak lagi percaya diri ketika berhubungan intim. Padahal, kebanyakan pria berpendapat bahwa istrinya menjadi lebih menarik secara seksual saat hamil.

Kondisi yang Perlu Dihindari bila Berhubungan Intim Saat Hamil

Walau umumnya aman, namun ada kondisi yang membuat Anda dan pasangan perlu membatasi, bahkan menghindari hubungan seksual saat hamil, yaitu:

1. Hindari hubungan seksual, termasuk seks oral, jika pasangan Anda sedang memiliki penyakit menular berbahaya seperti herpes oral, penyakit menular seksual, ataupun HIV. Kondom lateks dapat juga digunakan untuk melindungi diri.

2. Hindari hubungan seksual jika Anda pernah mengalami perdarahan berat di masa kehamilan. Dalam kondisi ini, hubungan seksual dapat meningkatkan risiko perdarahan berat.

3. Hindari hubungan seksual saat ketuban pecah karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

4. Seks saat hamil juga dianjurkan dibatasi saat Anda mengandung bayi kembar.

5. Hindari seks saat leher rahim mulai terbuka lebih cepat.

6. Hindari seks jika Anda pernah mengalami persalinan prematur.

7. Tunda hubungan seks jika Anda mengalam plasenta previa karena berisiko menyebabkan perdarahan.

Kram setelah berhubungan intim saat hamil adalah hal normal. Namun periksakan ke dokter jika kram tidak reda setelah beberapa menit atau jika Anda mengalami perdarahan. Di samping itu, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami perdarahan atau keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina setelah hubungan seksual. Cairan ini dapat menjadi tanda terjadinya infeksi.

Baca Juga : Ini Ternyata Penyebab Sperma Rusak

Kesimpulannya, berhubungan intim pada saat masa hamil adalah aktivitas yang aman selama tidak ada masalah pada kehamilan tersebut. Jika Anda ragu, konsultasikanlah ke dokter.

Kram setelah berhubungan intim saat hamil adalah hal normal. Namun periksakan ke dokter jika kram tidak reda setelah beberapa menit atau jika Anda mengalami perdarahan. Di samping itu, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami perdarahan atau keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina setelah hubungan seksual. Cairan ini dapat menjadi tanda terjadinya infeksi.

Kesimpulannya, berhubungan intim pada saat masa hamil adalah aktivitas yang aman selama tidak ada masalah pada kehamilan tersebut. Jika Anda ragu, konsultasikanlah ke dokter.

Rabu, 08 November 2017

November 08, 2017

Bapak Si Pelindung Ibu Menyusui

Ayah menjadi pelindung bunda

Hai Bunda - Suami punya peran penting dalam keberhasilan ibu menyusui si kecil. Apalagi, di hari-hari pertama melahirkan ketika ibu masih punya masalah dengan proses menyusui. Wah, bapak bisa banget nih, Bun, jadi 'pelindung' atau pelindung sang istri.

Seperti kata konselor laktasi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr Ameetha Drupadi, CIMi, sudah seyogianya suami melindungi ibu dari omongan orang sekitar. Apalagi di hari pertama melahirkan, kendala saat menyusui yang dialami ibu ditambah nyinyiran dari orang sekitar bukan nggak mungkin malah bikin ibu drop.

"Sering kan ada orang yang nengok si ibu terus bayinya nangis terus, dibilang 'ASI-nya nggak ada ya'. Wah, itu bisa bikin ibu drop. Apa peran suami? Suami bisa jadi pelindung, pelindung, dengan kasih penjelasan atau pengertian kalau memang lambung bayi kan masih kecil. Jadi si suami ini melindungiistrinya," kata dr Ameetha waktu ngobrol sama HaiBundaku.

dr Ameetha berpesan jangan sampai ibu sudah menghadapi kendala saat menyusui tapi juga harus menghadapi komentar nggak mengenakkan dari orang sekitar. Bicara soal komentar dari orang sekitar, kadang ucapan yang nggak mengenakkan berasal dari orang terdekat, misalnya orang tua, mertua, atau saudara.

Baca Juga : Pentingnya Zat besi Untuk Si Buah Hati

Sebelum ibu melahirkan, ada konseling menyusui. Saat itulah kita disarankan mengajak suami juga orang tua serta mertua supaya satu keluarga sebagai satu tim bisa mendukung keberhasilan menyusui, Bun. Sehingga, satu tim ini sudah satu visi, kata dr Ameetha.

Kalau nggak sempat mengajak orang tua atau mertua konseling menyusui di antenatal care, dr Ameetha bilang belum terlambat kok, Bun. Setelah melahirkan, konseling menyusui tetap bisa dilakukan. Sehingga, nggak ada salahnya mengajak orang tua juga mertua ke konselor laktasi misalnya.

Editor Picks :
Permata Tersembunyi di Ibu Kota Korea
Menggota Wanita Tanpa Membuatnya Risih
Menghilangkan Jerawat Dengan Bahan yang Sering Dijumpai

"Jadi nggak ada kata terlambat. Sejak kehamilan belum dapat info soal menyusui, segera ajak orang tua atau mertua sesegera mungkin konseling setelah melahirkan. Karena dapat omongan nggak ngenakin, mood ibu bisa jelek. Saat suami dan istri kekeuh memberi ASI tapi ada pengaruh dari pihak lain, diperlukan pihak ketiga yang ilmunya mumpuni untuk memberi pengertian soal hal ini," tutur dr Ameetha.

Selasa, 07 November 2017

November 07, 2017

Pedofil Incar Bocah Bersinglet

Pedofil incar bocah yang bersinglet atau memakai baju mini
Pedofil incar bocah yang bersinglet atau memakai baju mini
Hai Bunda - Coba Kamu bayangkan jika foto anak Kamu ada di dalam akun media sosial sosok pedofil. Tentu marah dan kesal sekali ya. Jadi merasa keamanan anak terancam.

PEDOFIL YANG SUKA DENGAN BOCAH YANG MENGGUNAKAN SINGLET

Baru-baru ini di media sosial, baik Facebook, Twitter maupun Instagram muncul akun-akun pedofil yang mengunggah foto-foto anak laki-laki menggunakan singlet. Si pemilik akun bahkan memasang foto bocah mirip Azka, anak selebriti Deddy Corbuzier, yang memang sedang mengenakan singlet.

Entah karena iseng, hanya mencari sensasi, atau benar-benar pedofil, akun di Instagram ini memang menunjukkan ketertarikan si pemilik akun pada anak laki-laki. Salah satu akun pedofil di Instagram bahkan sudah diikuti oleh lebih dari 500 orang.

Warganet menyampaikan kegeramannya atas kemunculan akun pedofil ini. Akun gosip @makrumpita yang turut mengabarkan keberadaan akun-akun tersebut juga me-mention @divisihumaspolri, @polisi_indonesia, @komnasanak dan @nafaurbach dalam postingannya.

"Makanya dunia udah tua, jaman makin eydannn... gila masa sama singlet gitu dia napsu, sakit mereka," komentar salah seorang pengguna Instagram.
"Hati-hati, jaga anak kalian, ga usah lagi pajang foto-foto anak kalian di medsos," pesan pengguna Instagram lainnya.

Baca Juga : Pentingnya Zat Besi Untuk Si Buah Hati

Pedofil sendiri, apabila dilihat dari sisi medis merupakan salah satu bentuk gangguan mental bernama parafilia. Pengidap parafilia ini mempunyai kelainan otak yang membuatnya bisa terangsang secara seksual ketika berinteraksi dengan objek tertentu yang tak biasa.

Nah, tugas Kamu sebagai orang tua untuk melindungi anak dari ancaman para pedofil online. Selain melaporkan kepada yang berwajib, psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi, MSi, memberikan saran agar Kamu nggak sungkan untuk membekali anak dengan pendidikan seksual sebelum mereka mengenal internet dengan segudang informasi yang belum tentu semuanya benar.

Yang nggak kalah penting adalah Kamu mempertimbangkan terlebih dulu foto anak yang akan Kamu posting di media sosial. Sebab kata Dewi Widya Ningrum yang aktif membantu kampanye program Internet Sehat yang digagas oleh ICT Watch, setelah Kamu memposting foto di media sosial, foto-foto itu tidak lagi dapat dikontrol penggunaannya. Jadi orang lain bisa saja dengan mudah menyalin foto tersebut, lalu men-tag, menyimpan, atau menggunakannya untuk keperluan lain yang bisa merugikan Kamu sebagai pemilik foto.

Baca Juga : Anak Tunggal Rentan Selingkuh Loh

Belum lama ini, penyanyi Nafa Urbach juga resah dengan komentar 'loli' pada postingan foto putrinya Mikhaela Lee Jowono (6) dalam sebuah artikel berita. Nafa pun berkonsultasi ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya untuk langkah selanjutnya. Dari konsultasi itu, Nafa mengaku menjadi lebih berhati-hati dalam memposting foto anaknya di media sosial.

"Saya akhirnya sekarang tidak bisa memposting foto anak sebebas yang saya mau. Khawatir terus ya efeknya, terutama kepada ibu-ibu. Saya juga jadi tidak bisa kerja jauh-jauh dan lama-lama," ucap Nafa.

Senin, 06 November 2017

November 06, 2017

Langkah yang Harus Dilakukan Saat Anak Lihat Hubungan Seks Kamu dengan Suami

Seks Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Seks Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Hai Bunda - Segala hal bisa terjadi di luar dugaan. Misalnya aja ketika sedang bercinta, kepergok oleh anak. Hal inilah yang dialami aktris Atiqah Hasiholan dan suaminya Rio Dewanto. Nah, Bunda pernah berada di situasi sama kayak Atiqah Hasiholan?

"Waktu itu saya sedang bercinta dan tiba-tiba anak kami masuk. Mereka membuka pintu dan kami terkejut. Kami cuma bilang 'Hei, ada apa? Apa yang kamu butuhkan?'. Ayah dan ibu perlu untuk tidur siang sejenak," kata Atiqah Hasiholan.

Kata Atiqah, saat itu kedua anaknya kelihatan nggak terlalu ngeh dengan apa yang terjadi. Tapi, untuk Aqtiqah dan Rio Dewanto pastinya itu jadi situasi yang awkward dan cukup 'mengerikan'. Nah, bicara soal ketahuan bercinta oleh anak, ini memang bisa saja terjadi, Bun. Terutama kalau anak masih tidur sekamar sama kita.

Maka dari itu, psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, sebisa mungkin orang tua mengatur aktivitas bercintanya. Kalau memang kamar sudah terpisah sama anak, usahakan kunci kamar ketika kita sedang bercinta. Atau, ketika anak masih tidur sekamar, atur waktu misalnya di malam hari ketika anak tidur dan kalau perlu, lakukan aktivitas itu di kamar lain, Bun.

"Untuk balita, bisa aja mereka belum ngeh apa yang dilakukan orang tuanya. Tapi ketika mereka melihat, itu bisa tersimpan di memori anak. Makanya, kita perlu hati-hati banget tuh. Cari waktu yang pas juga untuk bercinta. Kalau pas anak lagi ada di rumah, siang gitu, ya baiknya sih jangan ya, he-he-he," tutur Ratih waktu ngobrol sama HaiBunda.

Dikutip dari Men's Health, psikolog anak di Minnesota, Hal Pickett bilang kalau sampai anak bertanya apa yang ayah dan bundanya lakukan, kita bisa memberi tahu mereka kalau ayah lagi menggelitiki bunda, melakukan olahraga baru, atau mencari harta karun di sela-sela tubuh. Gimana kalau anak melihat ayah dan bundanya nggak mengenakan pakaian?

"Jika secara visual anak bisa melihat bagian tertentu tubuh atau mereka berpikir mengapa orang tuanya nggak berpakaian, penting untuk memberi info sesuai umur anak. Katakan saja selesai saling menggelitiki, ayah atau bundanya perlu mandi dan itu sebabnya nggak mengenakan pakaian," ujar Pickett.

Kalau anak udah lebih besar, Bun, mereka juga bisa merasa malu lantas langsung pergi ketika memergoki orang tuanya bercinta. Dalam situasi kayak gini, esok harinya Pickett menyarankan ajaklah anak ngobrol dan kasih penjelasan. Misalnya, hubungan seks wajar dilakukan oleh dua orang dewasa yang saling mencintai dan sudah menikah. Di momen seperti ini, orang tua dan anak juga bisa berdiskusi soal seks lho.

November 06, 2017

Bantuan Hypnobirthing Saat Melahirkan

Melahirkan dengan tenang adalah impian semua wanita
Melahirkan dengan tenang adalah impian semua wanita
Hai Bunda - Banyak yang bilang melahirkan tuh sakit banget. Jikalau dengar omongan orang sekitar kayak gitu soal bagaimana proses melahirkan kayak gitu, bukan nggak mungkin ibu hamil alias bumil ketakutan bahkan khawatir. Timbul deh pertanyaan 'Duh, nanti proses persalinanku kayak gimana ya?'.

Nah, berawal dari banyaknya kasus seperti itu terciptalah hypnobirthing di Indonesia yang dipelopori oleh Lanny Kuswandi. Kata Lanny, pada dasarnya pikiran bawah sadar kita banyak merekam bahwa melahirkan itu sakit.

"Jadi waktu hamil aja udah ada pikiran, 'Aduh bentar lagi melahirkan nih pasti sakit' Dan saat itu juga bayi udah mereka apa yang kita pikirkan," papar Jamilatus Sa'diyah, salah satu doula di Pro V Clinic waktu ngobrol sama HaiBunda.

Kata perempuan yang akrab dipanggil Agnes ini prosesnya sama seperti kita terhipnosis oleh merk tertentu, Bun. Contohnya, untuk merujuk pasta gigi atau air mineral, kebanyakan orang langsung tertuju sama rand tertentu. Sehingga, menurut Agnes sugesti kalau melahirkan pasti sakit, yang perlu diubah adalah 'program' alam bawah sadarnya.

"Critical area pembatas bawah sadar dan sadar diistirahatkan supaya sugesti baru yang kita kasih mudah masuk ke dalam. Karena kalau lagi berpikir sadar gini kan critical area lagi bekerja. Biasanya kalau aku kasih informasi bahwa melahirkan nggak sakit ya akan mental," papar Agnes.

Karena itu kata Agnes, dengan relaksasi salah satunya relaksasi hypnobirthing, ibu hamil bisa relaks sehingga sugesti yang dimasukkan ke pikiran lama-lama tertanam dan akhirnya si ibu hamil bisa berpikir bahwa melahirkan itu nyaman. Menurut Agnes, kunci dalam relaksasi hypnobirthing harus latihan rajin supaya pikiran bawah sadar terganti, kalau nggak rajin ya banyak juga yang teriak-teriak di kamar bersalin kalau latihannya cuma sesekali," tutur Agnes.

Pada intinya, lebih dini ibu hamil ikut hypnobirthing akan lebih baik. Apalagi kalau ibu hamil masih terikat dengan kecemasan maka akan lebih baik jika dari awal kehamilan mengikutin kelas hypnobirthing dan lebih intens dalam kelasnya. Biasanya karena nggak paham prosesnya, kelas hypnobirthing ini ada Child Birth Education.

"Jadi pendidikan bersalinnya terutama persiapan holistik (spirit, mind, body) secara fisik, spiritualnya dibahas. Ketika sudah paham dia akan lebih percaya diri dan ketika ibu hamil percaya diri dia akan menguatkan teman-temannya yang lain jika dia masuk kelas hypnobirthing," papar Agnes.

Dia menambahkan, salah satu syarat sebelum adanya pendampingan oleh doula yaitu ibu ikut kelas hypnobirthing. Kata Agnes, mengikuti kelas hypnobirthing harus sejak dini dari awal kandungan.

Yang Dilakukan di Kelas Hypnobirthing

Kita perlu tahu, Bun, di kelas hypnobirthing juga dibahas dan dipraktikkan sugesti positif, kata positif, relaksasi latih pernapasan, pelatihan suami apa yang harus dilakukan saat persalinan dan proses persalinan. Makanya, para suami juga akan diedukasi secara fisik, mental maupun spiritual.

"Kalau udah ikut kelas akan ada CD yang dikasih dari Lanny Kuswandi yang harus didengarkan tiap hari buat latihan ibu hamil di rumah. Ada juga beberapa latihan yang bisa dilakukan dari usia kehamilan 20 minggu supaya posisiny optimal dan latihan-latihan yang dilaukan dari 32 sampai 36 minggu agar lebih tenang," papar Agnes.

Latihan yang dilakukan ketika minggu ke 20 adalah teknik Rebozo. Lalu, latihan yang dilakukan di usia kehamilan 32-36 minggu adalah endorphin massage. Setelah selesai kelas, para ibu hamil dan suaminya juga harus latihan sendiri lho, Bun, di rumah dengan panduan CD yang didapat.

"Latihan dan kelas ini perlu ketelatenan dan komitmen, jadi setelah 2 kali ikut kelas bisa nggak perlu ke klinik lagi untuk kelanjutannya latihannya, tapi kebanyakan sih pada ke sini karena enak banyak teman sharing," papar Agnes.

Kalau mau, ada juga kelas private yang bisa dilakukan satu pasangan bersama Lanny Kuswandi. Tapi, kalau mau bareng-bareng, ibu hamil dan pasangan bisa ikut dalam kelas grup yang terdiri dari maksimal 10 pasangan.

"Di kelas kita ajarin ngapain aja latihannya, di rumah sampai dia benar-benar bisa dan ngerti baru setelah itu latihan sendiri. Baik itu latihan rebozonya maupun endorphin massage-nya," tutup Agnes.

Selasa, 31 Oktober 2017

Oktober 31, 2017

Tidur Larut Penyebab Sperma Rusak, Ibu Wajib Waspada

Ibunda wajib pantau kualitas sperma suaminya

Hai Bunda - Pada takaran rata-rata seorang lelaki akan menghasilkan setidaknya sebanyak 525 miliar sel sperma seumur hidupnya. Dan umumnya mereka melepaskan setidaknya sebanyak satu miliar diantaranya setiap bulannya. Seorang lelaki dewasa yang sehat akan melepaskan sebanyak 40 juta dan 1,2 miliar sel sperma dalam satu kali ejakulasi.

Sayangnya, walaupun seorang lelaki dapat menghasilkan jutaan sperma dalam perharinya. Namun pada umumnya kualitas dari sperma akan sangat bergantung pada faktor eksternal. Salah satunya adalah gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari yang anda lakukan.

Nah, untuk anda para ayah yang seringkali tidur larut malam atau terjaga hingga dini hari karena beberapa urusan. Maka sebaiknya perhatikan masalah ini dengan seksama.

Tidur terlalu larut atau kebiasaan bergadang akan berdampak kurang baik untuk kesehatan. Hal ini pengaruhnya akan secara langsung merusak kualitas sperma anda.

Mengapa Kurang Tidur Dapat Merusak Kualitas Sperma Lelaki?

Sebagaimana dilansir dari dua penelitian yang berbeda, seorang lelaki yang mendapatkan waktu tidur yang kurang. Memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit. Bahkan 'kloter' sperma pun cenderung tidak terbentuk dengan sempurna. Hal ini tentu berbeda dengan mereka yang mendapatkan waktu tidur yang cukup sebanyak 7 sampai dengan 8 jam dalam 1 hari.

Selain itu, mereka yang sering bergadang pun dijumpai sperma yang pendek dibandingkan mereka para lelaki yang mendapatkan waktu tidur yang cukup dan teratur.

Lantas seperti apa sih sebenarnya pengaruh kurang tidur terhadap kualitas sperma pada seorang lelaki? Untuk lebih jelasnya lagi mari kita simak informasinya dibawah ini.

Kurang Tidur Mempengaruhi Produksi Testosteron

Didalam tubuh seorang lelaki, hormon testosteron dibutuhkan untuk reproduksi. Tahukah anda bahwa sebagian besar pelepasan testosteron yang terjadi setiap harinya dilakukan pada saat anda tidur? Penelitian mencurigai bahwa gangguan tidur akan dapat mengubah ritme dari testosteron pada malam hari, tanpa mempengaruhi kadar testosteron secara keseluruhan.

Akan tetapi demikian, faktor gaya hidup lainnya yang banyak diperhitungkan dalam penelitian ini pun menjelaskan bahwa dibalik kurang tercukupinya waktu tidur dapat merusak kualitas sperma seorang lelaki.

Tentunya, hal ini pun akan dapat berdampak pada kesuburan. Bila anda lelaki dewasa yang sudah beristri dan belum memiliki keturunan maka hal ini akan mempengaruhi impian memiliki buah hati dalam rumah tangga yang terkendala.

Kurang Tidur Memicu Peningkatan Antibodi Anti-Sperma (ASA)

Antibodi-sperma adalah protein yang diproduksi oleh bagian sistem imun didalam tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan di Harbin Medical University menunjukan bahwa kurangnya waktu tidur akan dapat memicu peningkatan antibodi anti-sperma (ASA) yang mana kondisi ini akan dapat merusak kualitas sperma lelaki yang sehat.

Akan tetapi demikian, peningkatan ASA ini memang bukanlah penyebab mutlak ketidak suburan pada seorang lelaki. Namun demikian efeknya sangat jelas. Yakni dengan semakin besar respon imun tubuh melepaskan antibodi ini. Mak kecil kemungkinan hamil pada istri anda terjadi.

Adapun didalam tubuh, peningkatan ASA ini akan dapat bekerja dengan cara menghalangi pergerakan sperma, menghambat implantasi embrio dan mempersulit sperma untuk melakukan pembuahan pada pasangan. Untuk itulah, sperma dari lelaki yang memiliki ASA lebih besar akan cenderung lebih sulit menjangkau sel telur.

Demikianlah beberapa informasi yang dapat disampaikan kali ini. Semoga dengan menyimak pembahasan diatas akan meningkatkan rasa waspada dan peduli anda terhadap kesehatan dengan mengurangi terjaga terlalu larut.
Oktober 31, 2017

Tips Traveling Saat Hamil

Traveling saat hamil? why not
Traveling saat hamil? why not
Hai Bunda - Kehamilan tentunya menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap wanita. Namun, terkadang kehamilan menjadi sebuah kendala bagi seorang wanita ketika mereka hendak bepergian.

Kamu harus mengikuti beberapa aturan yang tentunya membuat seorang wanita yang sedang hamil melakukan hal tersebut. Namun, tahukah Kamu bahwa masa kehamilan sekitar minggu ke-14 hingga ke-28 memang menjadi waktu yang terbaik untuk bepergian untuk ibu hamil.

Biasanya, ketika usia kehamilan memasuki 12 minggu pertama dan sudah memasuki minggu ke-36. Untuk itu, ketika ibu hamil sudah memasuki usia kehamilan 36 minggu disarankan untuk tidak bepergian terlalu jauh.

Hal ini dikarenakan bepergian terlalu jauh dapat membuat kehamilan sedikit beresiko. Sedangkan pada usia kehamilan yang masih muda dapat beresiko tingkat keguguran yang paling tinggi. Tentunya, resiko keguguran pada awal kehamilan kembali akan meningkat hingga akhir masa-masa kehamilan.

Namun, tidak setiap wanita yang hamil memiliki resiko yang tinggi pada kehamilannya ketika mereka bepergian. Kamu tentunya dapat tetap bepergian meskipun Kamu tengah hamil. Akan tetapi, Kamu tetap harus menjaga kehamilan dengan memperhatikan beberapa hal yang memang harus Kamu lakukan.

Jika Kamu memiliki berniat untuk melakukan perjalanan jauh meskipun Kamu sedang hamil. Ada baiknya Kamu berkonsultasi terlebih dahulu kepada bidan atau dokter kandungan Kamu. Dengan begitu, tenaga kesehatan akan memberikan saran yang terbaik bagi Kamu untuk melakukan dan tidak melakukan hal yang memang dilarang ketika bepergian pada ibu hamil.

Ketika hendak bepergian pastinya tim tenaga kesehatan akan memberikan arahan dan juga tempat tujuan yang memang sangat aman bagi ibu hamil.

Kamu tentunya tidak akan disarankan untuk berkunjung ke daerah dengan tingkat infeksi dan juga virus yang tinggi seperti area malaria.

Bepergian tentunya dapat dilakukan dengan melalui berbagai jenis kendaraan. Untuk itu, ketika bepergian, ada hal yang harus Kamu pertimbangkan yakni kendaraan apa yang akan Kamu gunakan.

Berikut beberapa mode transportasi yang dapat Kamu pertimbangkan dan juga diperhatikan ketika Kamu tengah hamil, diantaranya:

Bepergian Dengan Mobil

Memakai mobil untuk bepergian memang sudah tidak asing bagi kita. Berikut beberapa panduan yang dapat Kamu lakukan ketika bepergian dengan menggunakan mobil ketika sedang hamil, diantaranya:

1. Hindari menggunakan mobil seorang diri dalam jarak jauh. Kamu tentunya disarankan untuk pergi bersama pasangan dan juga teman Kamu.

2. Jaga supaya sirkulasi udara di dalam mobil tetap lancar

3. Kamu harus menggunakan sabun pengaman yang digunakan menyilang diantara tali bawah dan juga payudara

4. Sebelum melakukan perjalanan, Kamu dapat mencukupi kebutuhan air minum dan usahakan untuk membawa air minum dan juga makanan

5. Untuk mengurangi tekanan pada kandung kemih, Kamu dapat turun dari kendaraan setidaknya dua jam sekali. Berjalan kaki dan juga buang air kecil dapat mengurangi tekanan pada kantung kemih.

Bepergian Dengan Pesawat

Selain menggunakan mobil, kendaraan yang biasa digunakan ialah pesawat. Berikut ini beberapa hal yang dapat Kamu lakukan dengan menggunakan pesawat, diantaranya:

1. Kamu dapat memeriksa kebijakan maskapai yang Kamu tumpangi apakah boleh atau tidak menampung wanita yang sedang hamil. Hal ini tentunya terkait dengan usia kehamilan pada wanita tersebut.

2. Saat memesan tempat duduk, Kamu dapat memesan tempat duduk yang paling nyaman. Kamu tentunya dapat memilih kursi yang dekat dengan lorong agar dapat mudah keluar masuk ke toilet.

3. Jika kehamilan usia 28 minggu, Kamu dimungkinkan untuk meminta surat keterangan dari dokter agar tidak mengambil resiko.

4. Kamu tentunya harus mengonsumsi air putih yang cukup. Ketika berada di kabin pesawat karena memungkinkan suhu di kabin pesawat menjadi lebih panas.

5. Agar kaki tidak bengkak, Kamu dapat menutup kaki dengan menggunakan kaos kaki panjang atau juga stocking.

6. Pastikan untuk memakai sabuk pengaman yang terpasang pada bagian perut bawah agar terjaga jika terjadi turbulensi.

7. Ketika naik pesawat, Kamu disarankan untuk melakukan gerakan badan setiap 30 menit agar peredaran darah menjadi lancar. Penerbangan lebih dari lima jam tentunya sangat beresiko mengalami pembekuan darah.

Namun, ada beberapa hal yang harus Kamu pertimbangkan ketika hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat, diantaranya:

1. Bayi akan lahir prematur

2. Akan terjadi gangguan plasenta pada kandungan Kamu

3. Usia kehamilan telah mencapai usia 36 minggu disarankan untuk tidak bepergian menggunakan pesawat.

4. Berdasarkan riwayat kesehatan, banyak dokter yang tidak menyarankan Kamu untuk bepergian dengan menggunakan pesawat.

Bepergian Dengan Transportasi Laut

Bepergian dengan menggunakan transportasi laut memang terbilang aman, namun jika Kamu tengah hamil harus mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya:

1. Periksa kebijakan transportasi laut terlebih dahulu apakah ada peraturan mengenai perlindungan wanita yang sedang hamil. Hal ini dikarenakan ada beberapa perusahaan yang tidak membawa penumpang yang tengah hamil karena tidak ingin mengambil resiko yang cukup tinggi.
Apakah transportasi laut tersebut sudah menyediakan pelayanan medis selama dalam perjalanan, terutama untuk ibu hamil.

2. Sebaiknya, sediakan makanan ringan yang tidak berminyak karena dapat meredakan mual ataupun mabuk laut.

Tips Melakukan Perjalanan Aman Bagi Ibu Hamil

Wanita hamil tentunya harus melakukan  beberapa tips ketika hendak melakukan perjalanan, diantaranya:

1. Jangan bepergian sendiri

2. Siapkan nomor telepon rumah sakit yangd apat Kamu hubungi secepat mungkin

3. Pastikan untuk menggunakan kendaraan yang nyaman dan juga aman selama melakukan perjalanan.

4. Sebaiknya, Kamu pilih kendaraan yang sudah teruji akan memberikan pelayanan yang maksimal.

5. Bawa selalu air putih dalam kemasan selama melakukan perjalanan. Tentunya, melakukan perjalanan harus memperhatikan asupan cairan di dalam tubuh.

6. Selalu siapkan bekal makanan sehat selama melakukan perjalanan.

7. Jangan mengonsumsi cemilan yang tidak sehat karena akan berbahaya bagi kesehatan ibu hamil.

8. Jangan membawa barang yang berlebihan dan nantikan akan menjadi beban bagi Kamu.

9. Perhatikan kondisi fisik Kamu ketika akan melakukan perjalanan yang cukup jauh.

Meminimalisir resiko agar kehamilan Kamu tetap aman meski dengan melakukan perjalanan ialah sebuah keharusan bagi Kamu. Hal ini dikarenakan kehamilan Kamu memang sangat pentin, namun tentunya ada hal lain yang memang tidak dapat Kamu tinggalkan.

Selain hal di atas, Kamu dapat melakukan cara dan juga tips yang telah kami sebutkan di atas agar Kamu tetap melakukan perjalanan dengan aman dan juga menyenangkan.

Beberapa hal yang harus Kamu pertimbangkan tentunya menjadi sebuah PR besar bagi Kamu yang tengah hamil. Hal ini dikarenakan wanita yang tengah hamil memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan dengan wanita yang sedang tidak hamil.

Itulah beberapa tips aman yang dapat Kamu lakukan ketika hendak bepergian terutama bagi wanita hamil.

About


Hai Bundaku adalah portal online yang memberikan tips kehamilan, menyusui, bayi, parenting, motherhood sekaligus tempat Bunda berbagi pengalaman.

Newsletter